Susunan organisasi PLN ndaonuse ndaonuse, struktur sistematis untuk pelayanan kelistrikan yang optimal.
Tim pimpinan yang memimpin arah strategis pelayanan kelistrikan di ndaonuse.
Memimpin penyelenggaraan layanan kelistrikan, distribusi, dan pelayanan pelanggan di wilayah ndaonuse.
Mengkoordinasikan administrasi umum, keuangan, kepegawaian, dan rumah tangga PLN ndaonuse.
Tim teknis yang melakukan pemeliharaan jaringan, pemasangan KWh meter, dan penanganan gangguan di ndaonuse.
Setiap bagian memiliki tugas khusus untuk menyelenggarakan layanan kelistrikan di ndaonuse.
Layanan pasang baru, tambah daya, mutasi data, pembayaran tagihan, pembelian token, dan pengaduan pelanggan.
Pengoperasian gardu distribusi, jaringan SUTM/SUTR, KWh meter, dan pemeliharaan rutin sistem kelistrikan di ndaonuse.
Tim siaga 24 jam yang menangani laporan gangguan listrik, pemadaman, korsleting, dan pemulihan setelah bencana.
Promosi pelanggan baru, retensi pelanggan, pemasaran produk PLN (token, smart meter), dan kerjasama korporasi.
Pengelolaan keuangan unit, penagihan rekening pascabayar, rekonsiliasi pembayaran, dan PUTL (Pemutusan).
Pengelolaan kepegawaian, BMN, kearsipan, IT, kerumahtanggaan, dan kepatuhan internal PLN ndaonuse.
PLN ndaonuse dipimpin oleh Manajer Unit Layanan yang membawahi enam bagian operasional: Pelayanan Pelanggan, Distribusi dan Jaringan, Penanganan Gangguan, Pemasaran dan Niaga, Keuangan dan Penagihan, serta Administrasi Umum.
Setiap bagian dipimpin oleh Supervisor yang dibantu oleh staf teknis dan administratif. Struktur ini memastikan setiap layanan kelistrikan di ndaonuse berjalan terpadu dengan koordinasi yang jelas dan akuntabel.